MAI Creative _ Web Development _ Digital Menu _ Creative Studio

Bangun website, sistem digital, dan konten kreatif yang siap dipakai.

Kami membantu bisnis tampil profesional melalui pembuatan website, sistem menu digital, web aplikasi custom, bio link, editing video, asset editing, dan kebutuhan creative lainnya.

From idea to launch — desain rapi, sistem jalan, konten siap tayang.
0823 2225 2366WhatsApp
WA
Workflow

Alur kerja yang simple dan jelas

MAI Creative membantu dari brief awal, konsep visual, pembuatan sistem, editing asset, sampai website atau materi siap dipublish.

1

Brief

Kami pahami kebutuhan bisnis, target pelanggan, fitur, dan gaya visual yang diinginkan.

2

Design

UI/UX, layout, struktur halaman, copy, dan asset dibuat rapi sesuai brand.

3

Build

Website, menu digital, web app, bio link, atau konten diedit sampai siap digunakan.

4

Launch

Publish, testing, revisi final, integrasi kontak, maps, dan support setelah selesai.

Paket & Solusi

Layanan digital yang bisa disesuaikan.

Pilih layanan sesuai kebutuhan. Bisa mulai dari bio link sederhana, website profesional, sistem menu digital, sampai web aplikasi custom dan asset creative untuk promosi.

Konsultasi Project

Ceritakan kebutuhanmu, kami bantu susun solusi paling pas.

Diskusikan fitur, tampilan, estimasi pengerjaan, kebutuhan asset, serta alur sistem agar project lebih jelas sebelum dibuat.

WEBService

Website Company Profile

Profil bisnis, layanan, galeri, kontak, maps.

WWW
Website siap publishResponsive desktop & mobile
QRMenu

Sistem Menu Digital

Menu QR, kategori, foto, harga, info outlet.

QR
Cocok untuk cafe/restoMudah dibuka pelanggan
APPSystem

Web App Custom

Booking, dashboard, formulir, database, admin.

APP
Sistem sesuai workflowBerbasis web aplikasi
BIOLink

Bio Link & Mini Landing

Link profil, katalog, promo, CTA WhatsApp.

BIO
Untuk social mediaSimple, cepat, profesional
VIDEdit

Jasa Editing Video

Reels, short video, iklan, highlight produk.

🎬
Konten promosi siap uploadFormat feed, story, reels
ASSETDesign

Asset Editing

Poster, banner, thumbnail, katalog, materi campaign.

PSD
Visual rapi sesuai brandUntuk website & social media
Portfolio & Insight

Website, Web App & Digital Menu

Lihat pilihan karya dan solusi digital MAI Creative untuk website, menu digital, web app, bio link, serta pengembangan sistem berbasis web.

Memuat konten terbaru...
Creative Works

Editing Video & Asset Creative

Kumpulan karya visual untuk promosi brand: video pendek, reels, poster, banner, thumbnail, katalog, dan kebutuhan campaign kreatif.

Memuat konten terbaru...
Paket Layanan

Mulai dari kebutuhan paling sederhana.

MAI Creative dapat membantu mulai dari bio link cepat, landing page campaign, website company profile, sistem menu digital, sampai web app dan asset creative custom.

Minta Penawaran
Start

Bio link, landing sederhana, atau asset promo cepat untuk kebutuhan online.

Basic
Business

Website profesional, katalog layanan, kontak WhatsApp, maps, dan optimasi tampilan mobile.

Popular
Custom System

Menu digital, dashboard, formulir, booking, database, dan web app sesuai workflow.

Custom
Landing Page

Landing Page & Paket Custom

Postingan berlabel Landing Page tampil di bagian ini. Saat dibuka, isi postingan dirender murni sesuai kode HTML, CSS, dan JavaScript yang kamu taruh di postingan. Template artikel tidak ikut memaksa layout; menu bawah tetap tersedia sebagai navigasi.

Memuat landing page...
Support

Konsultasi, pengerjaan, dan maintenance.

Pendampingan project dari konsultasi, produksi, testing, publish, hingga support setelah website atau asset selesai.

Support

Publish & Maintenance

Bantuan publish, testing mobile, update konten, revisi final, dan support kebutuhan setelah project online.

☎ Telepon: (0274) 2902715
GoLive
FixRevisi
CareSupport
Kontak

Hubungi MAI Creative.

Konsultasikan kebutuhan website, sistem menu digital, web app, bio link, editing video, asset editing, atau creative project lainnya.

Alamat & Kontak

MAI Creative — jasa pembuatan website, sistem berbasis web, menu digital, bio link, video editing, asset editing, dan creative support.

Ready to Launch

Siap bikin website atau sistem digital?

Mulai dari konsep, desain, development, editing asset, sampai publish. Hubungi MAI Creative untuk mendiskusikan kebutuhan project kamu.

© MAI Creative — Website • Digital Menu • Web App • Video & Asset Editing

CORTEX dan 1,3 Triliun yang Enggak Jalan: Kenapa Sistem Pajak Kita Error Terus?

CORTEX dan 1,3 Triliun yang Enggak Jalan: Kenapa Sistem Pajak Kita Error Terus?
Ilustrasi layar komputer menampilkan error sistem CORTEX dengan latar belakang kode program dan grafik data pajak Indonesia yang menggambarkan kegagalan sistem digital pemerintah

CORTEX dan 1,3 Triliun yang Enggak Jalan: Kenapa Sistem Pajak Kita Error Terus?

Beberapa waktu lalu, Menteri Keuangan baru kita, Pak Purbaya, bilang kalau bakal beresin sistem CORTEX dalam waktu sebulan. Katanya, bakal datengin ahli-ahli IT dari luar. Tapi "luar" yang dimaksud ini dari luar negeri atau cuma luar kementerian, ya?

Pertanyaanku cuma satu: emang bisa diberesin dalam sebulan?

Soalnya banyak banget ahli IT yang udah bilang sejak lama — CORTEX ini gagal dari desainnya. Dan bukti-buktinya udah kelihatan dari awal.

Masalah yang Sudah Kelihatan Sejak Awal

Kita ulang dikit ya. Dari awal aja, sistem CORTEX ini udah kedapatan pakai database Tibero dari Korea, karena memang vendornya dari sana. Nah, aku cuma mau nanya satu hal:

Emang Tibero ini cukup kuat buat ngelayanin data pajak ratusan juta penduduk Indonesia?

Terus, muncul lagi temuan lain: ternyata CORTEX dibangun pakai template dari perusahaan luar, namanya Catch Custom and Taxation System. Bayangin aja, software pajak negara sebesar Indonesia dengan sistem yang super kompleks, dibangun dari template yang "jadi" lalu dimodifikasi. Dan itu pun nilainya 1,3 triliun rupiah.

Kalau ini bukan kesalahan desain fatal, aku nggak tahu lagi mau nyebut apa.

Masalah Utama: Skalabilitas, Bukan Sekadar Fungsi

Aku sering lihat banyak proyek pemerintah yang mikirnya, "yang penting bisa jalan dulu." Padahal bikin software nggak cukup cuma bisa fungsi.

Misal di CORTEX ada fitur buat bikin NPWP baru. Pas dites, berhasil daftar, ya udah dianggap beres. Padahal yang seharusnya dipikirin:

"Gimana kalau ada 100 ribu orang daftar bareng-bareng?"

CORTEX mungkin lolos uji fungsionalitas, tapi gagal di skalabilitas — nggak siap menampung beban pengguna sebesar Indonesia. Makanya, waktu diluncurin, hasilnya ya kayak sekarang: error, nggak bisa dibuka, dan bikin frustrasi.

Benerin Sebulan? Bisa, Tapi Fokusnya Harus Tepat

Aku sempat diundang buat ngomong soal ini, dan jujur aku bilang:

"Masalah utama CORTEX itu simpel — nggak bisa dibuka."

Padahal begitu udah kebuka, banyak fitur sebenarnya bisa jalan. Tapi masalah "nggak bisa dibuka" itu bukan hal sepele. Itu tanda masalah desain di level arsitektur sistem.

Software yang diakses 100 orang, 1.000 orang, sampai sejuta orang — itu semua beda cara mainnya. Kalau cuma diakses 100 orang, cukup sistem monolitik sederhana. Tapi kalau sejuta orang kayak pengguna CORTEX, kamu udah harus main di level microservices, load balancing, auto-scaling, bahkan multi-region cloud.

Pertanyaannya sekarang:

  • CORTEX dites sampai level itu nggak?
  • Ada hasil uji skalabilitasnya nggak?

Kalau mau diberesin dalam sebulan, fokus dulu ke skalabilitas. Tapi kalau mau dibenerin total, ya harus dibangun ulang dari nol.

Analoginya Gampang: Ferrari di Rangka Avanza

Kalau diibaratkan mobil, CORTEX ini bodinya aja udah Avanza, tapi mau dikasih mesin Ferrari. Ya jelas jebol. Harusnya dari awal rangkanya juga Ferrari, baru bisa ngebut. Dan ini yang nggak dipahami dari proyek-proyek "instan" kayak gini.

Kenapa Nggak Gunakan Anak Bangsa Sendiri?

Yang bikin aku makin heran, kenapa mesti pakai vendor luar negeri? Padahal anak-anak bangsa di startup kita banyak yang jauh lebih jago.

Banyak engineer Indonesia yang tiap hari ngurusin sistem berskala jutaan pengguna. Mereka udah biasa mikirin hal-hal kayak auto-scaling, caching, multi-cloud, dan sebagainya. Kenapa nggak libatkan mereka?

Logikanya simpel:

Kalau kita bisa bangun startup raksasa di Asia Tenggara, masa bikin sistem pajak sendiri aja nggak bisa?

UI dan UX-nya: 1,3 Triliun Tapi Kelihatan Gratisan

Dan ini bagian yang paling bikin aku geleng kepala. Coba deh buka tampilan CORTEX — icon-nya aja ngambil dari Google. Bayangin, aplikasi senilai 1,3 triliun tapi tampilannya kayak template gratisan.

UI/UX itu bukan sekadar "hiasan". Di dunia digital, desain yang rapi dan profesional itu bagian dari kredibilitas. Coba bandingin sama website pajak Singapura, deh. Rapi, bersih, cepat, dan kelihatan mahal — padahal aku yakin anggarannya nggak sampai segitu.

Penutup

Jadi, apakah CORTEX bisa dibenerin dalam sebulan? Bisa, asal fokusnya ke skalabilitas dan bukan tambal sulam. Tapi kalau mau beneran beres dan tahan lama, ya harus dibangun ulang dari nol — dengan desain yang benar, dan melibatkan anak-anak bangsa sendiri.

Karena jujur aja, di Indonesia banyak banget software engineer dan developer yang capable. Kita cuma perlu dikasih kepercayaan.

Makasih udah baca sampai sini. Kalau kamu juga ngerasa capek lihat uang triliunan melayang tapi hasilnya error terus, ya... kita sama. 😅

"👉 Sistem CORTEX senilai 1,3 triliun masih error karena masalah desain dan skalabilitas. Saatnya melibatkan ahli IT Indonesia yang lebih capable untuk membangun sistem yang benar-benar berfungsi."
#CORTEX #SistemPajakIndonesia #ErrorCORTEX #MenteriKeuangan #Purbaya #ITIndonesia #Skalabilitas #TiberoDatabase #SoftwareEngineer #ProyekPemerintah #NPWPOnline #TeknologiIndonesia #DesainSistem #AnakBangsa #DigitalTransformation